ACARA ISTIGHOSAH KUBRO PEMENANGAN JOKOWI-MAKRUF DITERJANG PUTING BELIUNG, KHOFIFAH TETESKAN AIR MATA

LIKE SHARE
  • 17.1K
  • 8.7K
  • 164
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    26K
    Shares

342,631 total views, 2 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Pamekasan, Jawa Timur. Angin puting beliung menerjang acara Istighosah Kubro Untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) Pamekasan Untuk Pemenangan Jokowi-Makruf Amin, yang di gelar di Gedung Islamic Center Pamekasan, Senin (4/2/2019). Acara berlangsung meriah karena dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak dan orang tua. Sebelum acara berlangsung, para jamaah melakukan doa bersama sembari menunggu kedatangan Khofifah.

Khofifah baru tiba di Gedung Islamic Center Pamekasan sekitar pukul 16.00 WIB disertai dengan hujan yang deras. Saat Khofifah melangkahkan kaki, ribuan jamaah menyambut dengan antusias untuk bersalaman.

Para Banser mengawalnya dengan ketat karena hujan deras mengguyur Gedung Islamic Center Pamekasan hingga air masuk kedalam gedung. Setiba Khofifah duduk di panggung utama, saat acara istigosah akan dimulai, angin puting beliung disertai hujan deras tiba-tiba menerjang lokasi acara. Akibatnya 15 kaca Gedung Islamic Center pecah dan sejumlah triplek dan kayu di bangunan gedung berhamburan. Sontak para jamaah berteriak histeris dan berhamburang keluar gedung.

Suasana semakin gaduh, saat angin puting beliung kembali menghantam kaca Gedung Islamic Center Pamekasan di bagian lantai 3. Seketika Khofifah yang juga Ketua Dewan Penasehat JKSN, langsung diamankan dan dibawa lari kebelakang panggung oleh tim Banser.

Pantauan TribunMadura.com, Khofifah tampak meneteskan air mata, karena acara yang digelar dengan begitu megahnya tertimpa musibah angin puting beliung. Meski demikian, Khofifah tetap bersikukuh untuk memulai acara, meski keadaan lampu mati dan beberapa runtuhan triplek tercecer di bawah area gedung.

Sejurus kemudian, Khofifah mengambil megaphone lalu mengajak para jamaah untuk masuk ke dalam gedung untuk melakukan doa’ bersama.

Suasana semakin tegang dan haru. Para jamaah turus serta menangis karena Khofifah saat melantunkan shalawat nariyah sembari mengacungkan jari telunjuk yang melambangkan angka satu diikuti oleh ribuan jamaah.

Usai berdoa, Khofifah mengatakan, memohon kepada para ulama yang datang, para kiyai dan para jamaah untuk memilih pemimpin yang amanah seperti Jokowi-Ma’ruf.

“Mari kita berdoa bersama untuk kemangan Jokowi-Maruf, yakin Indonesia akan makmur dan sejahtera,” kata Gubernur Jatim terpilih periode 2019-2024 ini, melalui megaphone.

Tak hanya itu, Bu Khofifah berharap, pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Jokowi-Makruf Amin di Pamekasan bisa memperoleh suara sebanyak 80 persen.

“Saya yakin di Pamekasan pasangan Jokowi-Makruf Amin akan menang,” tegas Khofifah, yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Sementara itu, hujan deras yang disertai angin puting di Gedung Islamic Center Pamekasan terjadi, usai Kiai Asep Syaifuddin Chalim memimpin doa bersama dan istighosah (http://madura.tribunnews.com/2019/02/04/acara-istighosah-kubro-pemenangan-jokowi-makruf-diterjang-puting-beliung-khofifah-teteskan-air-mata?page=2).

Sementara itu, salah seorang warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang enggan disebut jatidirinya mengatakan, puting beliung dapat diterjemahkan positif dan negatif, namun tampaknya pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang akan meraih suara terbanyak di Pamekasan pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya. “Masyarakat pada umumnya yakin masa depan Islam di Indonesia ke depan masih aman jika Presidennya Prabowo, disamping itu ada efek psikologis masyarakat Madura masih kurang dapat menerima Mahfud MD gagal menjadi Cawapres, walaupun Mahfud MD sudah dapat menerimanya,” ujar perempuan separuh baya ini (Red)


LIKE SHARE
  • 17.1K
  • 8.7K
  • 164
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    26K
    Shares