Banser Pembakar Bendera Tauhid Harus diproses Hukum


STRATEGIC ASSESSMENT

948,131 total views, 1 views today

Oleh:Anja Natula

STRATEGIC ASSESSMENT-Pembakaran bendera tauhid sebagai simbul Umat islam dunia telah dilecehkan oknum banser yang taidak paham cara berorganisasi Heboh, Anggota Banser NU Bakar Bendera Berlafaz Tauhid dengan alasan apapun pembakaran tersebut tidak bisa dibenarkan dengan dalil apapun.

Oknum Banser tersebut belum diketahui apa maksudnya dengan pembakaran tersebut,apakah ada yang memerinta?….belum diketahui dan penegak Hukum harus mengambil langkah hukum karena ini sangat berbahaya dalam kondisi politik sekarang,bisa2 akan menjadi bahaya bagi anggota banser diwilayah lain yang tidak terlibat apa2 dengan kejadian pembakaran tersebut.

Sudah beredar sekelompok Umat islam yang akan melakukan pembalasan terhadap banser tersebut dan ini tidak bisa dianggap remeh karena kalau dibiarkan akan mengganggu stabilitas Nasional.

Sikap MUI sudah tepat meminta banser yang bersangkutan agar meminta maaf  MUI Minta Banser Sampaikan Maaf soal Pembakaran Bendera permintaan maaf tentunya sah2 saja namun umat islam meminta agar pelaku diproses secara hukum,perbuatan tersebut dampaknya luas sekali kalau tidak diambil langkah oleh penegak hukum.

Apresiasi kepada Polri telah melakukan langkah yang tepat 3 Anggota Banser yang Bakar Bendera di Garut Dipanggil Polisi dan diharapkan kepolisian segera memberikan penjelasan kepada umat islam dan rakyat Indonesia tentang proses pemanggilan tersebut.

Pembakaran tersebut diduga Bendera ex HTI pihak penegak hukum akan bisa meyelesaikan dengan baik,mari kita Tunggu penegak Hukum menjalankan Tugasnya.