DUKUNGAN PARTAI GOLKAR DI JATENG KE PRABOWO ADALAH LUMRAH

LIKE SHARE
  • 7.9K
  • 5.5K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14.9K
    Shares

190,159 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Yogyakarta. Partai Golkar di Jawa Tengah terbelah. Ratusan kader partai beringin itu menyatakan dukungan kepada calon presiden Prabowo Subianto di Hotel Tentrem Jogjakarta, Minggu malam (7/4).

Menurut Ketua DPC Partai Golkar Wonosobo, Triana Widodo, dukungan yang mereka berikan pada Prabowo dan Sandiaga Uno ini adalah ekspresi dari arus bawah.

“Kawan-kawan kami di daerah, di kampung dan di desa-desa menginginkan perubahan,” ujar Triana Widodo.

“Ini aspirasi kader partai. Bukan kepentingan pribadi,” tambah Triana yang menambahkan dirinya siap menerima sanksi bila langkah ini dianggap melanggar dan melawan sikap umum Partai Golkar.

Prabowo Subianto akan menggelar kampanye di Jogjakarta hari Senin (8/4). Dalam kampanye ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri juga dijadwalkan hadir.

Informasi mengenai keputusan Partai Golkar di Wonosobo pindah haluan diterima oleh redaksi pertama kali dari pengurus Partai Gerindra Ristiyanto.

Menurutnya, ratusan kader Golkar dari Wonosobo sudah berada di Jogjakarta untuk memberikan dukungan dan menghadiri kampanye Prabowo.

Usai pertemuan dengan Prabowo di Hotel Tentrem, Triana Widodo dan kawan-kawannya membubuhkan tandatangan bermaterai tanda dukungan.

“Mereka siap memperjuangkan kemenangan Prabow-Sandi,” demikian Ristiyanto (https://babe.topbuzz.com/a/6677308501640872450?app_id=1125&gid=6677308501640872450&impr_id=6677423165188081921&language=id&region=id&user_id=6564222368578011138&c=wa?null).

Sementara itu, pengamat masalah strategis Indonesia, Pramitha Prameswari di Kabupaten Demak, Jawa Tengah mengatakan dukungan kader Partai Golkar di Jawa Tengah terhadap Prabowo-Sandiaga Uno adalah fenomena yang lumrah, karena mungkin kader-kader Partai Golkar melihat peluang menang Jokowi semakin menipis.

“Kader-kader Partai Golkar semakin pintar membaca kenyataan dan tidak percaya dengan hasil survei jika Jokowi akan menang mudah di Pemilu 2019, sehingga mereka hengkang dari partainya,” ujar Mitha.

Menurutnya, jika Prabowo Subianto memenangi Pemilu 2019 kemungkinan besar yang akan menjadi “partai oposisi” hanyalah PDIP, Partai Nasdem dan PSI, karena ketiga Parpol ini sangat alergi dengan Prabowo. “PPP, Partai Golkar, PKB, Hanura, PKPI dan lain-lain, termasuk Perindo akan mendukung Prabowo Subianto jika menang dalam Pemilu 2019,” tegasnya (Red).


LIKE SHARE
  • 7.9K
  • 5.5K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14.9K
    Shares