Jokowi Presiden Versi Quick Count,Bukan Presiden Versi Pilihan Rakyat Indonesia, Ayo Buat Petisi Menguji Audit Lembaga Survei Yang memenangkan Jokowi

LIKE SHARE
  • 18.8K
  • 12.3K
  • 4.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    35.4K
    Shares

568,066 total views, 3 views today

Oleh:An Davos

STRATEGIC ASSESSMENT-Remenya Pilpres 2019 dicoreng oleh praktek2 tak beradab seperti yang rame kartu suara sudah di coblos dan maraknya politik uang.

Untungnya Rakyat sudah tidak percaya dengan Hasil survei yang dilakukan Survei Pihak petahana,mereka mensurvei sendiri diumumkan sendiri oleh orang2nya sendiri di TV media Punya mereka sendiri,Masih ada yang percaya Gitu?…..

Kebenarannya Juga belum tentu Bisa dipertanggung jawabkan dan untuk mengetahui harus ada audit atau di uji secara terbuka ngawur atau tidaknya Lembaga survei itu.

Mari Kita simak Vidio Ini dimana sebuah lembaga survei dan praktek tak terpujinya hanya berdasarkan pesanan tak perlu kelapangan asal punya catatan memenangkan pemesan:

Dari Uraian Pakar dalam vidio diatas dijelaskan bahwa ada yang meminta Survei dengan cara ABS asal Bapak Senang dengan tidak perlu melakukan survei tapi punya catatan memenagkan survei(Ini Karya Ilmiah atau Karya tipu2 kepada Rakyat)

Seperti Judul diatas Jokowi Hanya Presiden versi Quick Count Bukan presiden Indonesia Versi Pilihan Rakyat,dimana Bisa dimungkinkan Quick Count hanya rekayasa Merobah opini yang sebenarnya Jokowi sudah Tau kalau Sudah Kalah dan dibuatlah opini seperti yang sudah rame saat ini.

Memang Quick count yang memangkan Jokowi bukna sebuah hasil yang menjadi acuan kemenangan namun sudah meresahkan Rakyat Indonesia dan Bisa memecah belah bangsa Indonesia.

Patokan Kemenangan sebuah kontestan Capres adalah Hasil Real KPU dan tentunya dengan Fakta C1 Plano yang nyata dan bisa dipertanggung jawabkan.

Real KPU pun harus di sampaikan dan dilakukan secara Netral tanpa Memihak dan harus melakukan dengan azas yang benar bukan memenangkan berdasarkan pesanan atau tekanan.

Kenapa Jokowi Kalau merasa menang belum ada Deklarasi kemenangan ?…Apapun dan Bagaimanapun Jokowi dan Pendukungnya Ingin 2 priode Harusnya secara akal sehat kalau mereka yakin menang Harusnya sudah deklarasi kemenangan.

Namun Faktanya tidak ada karena mereka secara Internal Juga Mungkin belum Mempercayai hasil yang selama ini sudah Rame Jokomi demenangkan Oleh Quick Count.

 


LIKE SHARE
  • 18.8K
  • 12.3K
  • 4.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    35.4K
    Shares