KEAMANAN PERGERAKAN DAN PELIPATAN SURAT SUARA PEMILU 2019 Oleh : Bawaslu Kota Jayapura

LIKE SHARE
  • 12.1K
  • 7.7K
  • 2.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    22.1K
    Shares

117,917 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Jayapura, Papua. Pada Rabu, 27 Februari 2019, KPU kota Jayapura menerima distribusi logistik surat suara Pemilu 2019 untuk kota Jayapura. Tiga unit kendaraan bermuatan kontainer yang berisi surat suara untuk pemilihan legislatif di semua tingkatan dan pasangan Capres dan Cawapres tiba di kantor KPU sekitar pukul 06.30 WIT. Oleh KPU kota Jayapura, keseluruhan surat suara untuk Pemilu 2019 tersebut ditempatkan pada sebuah gudang yang bersisian dengan kantor mereka.

Dengan tibanya logistik Pemilu 2019 tersebut, maka KPU kota Jayapura akan mulai melakukan penyotiran dan pelipatan kertas surat suara. Berdasarkan surat dari KPU yang diterima oleh Bawaslu Kota Jayapura, bahwa KPU akan mulai melakukan pelipatan surat suara pada 2 Maret hingga 15 Maret 2019. Disebutkan juga dalam suratnya, bahwa penyortiran surat suara akan dilakukan di kantor KPU kota Jayapura. Sedangkan pelipatan surat suara akan dilakukan di kantor Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, yang terletak di Kotaraja Dalam.

Dalam proses pelipatan surat suara tersebut, KPU kota Jayapura akan melibatkan 300 pekerja yang akan diawasi langsung oleh KPU kota Jayapura. Menurut KPU kota Jayapura, surat suara akan dibawa dari gudang penyimpanan ke lokasi pelipatan surat suara di Kotaraja Dalam. Surat suara tersebut akan dikembalikan lagi setelah dilakukannya pelipatan surat suara. Proses ini akan terus dilakukan secara simultan hingga semua surat suara selesai dilipat.

Bahwa mengingat krusialnya keberadaan surat suara dalam proses Pemilu, maka Bawaslu Kota Jayapura hendak mengingatkan KPU kota Jayapura terkait hal-hal sebagai berikut:

1. Pergerakan surat suara.Mengingat proses pelipatan surat suara yang akan dilakukan pada titik yang cukup jauh dari kantor KPU kota Jayapura, maka keberadaan surat suara selama pergerakan surat suara harus benar-benar dalam pengamanan yang tinggi. KPU harus memastikan bahwa pergerakan surat suara tersebut harus berada di bawah pengawalan dan pengamanan dari aparat keamanan serta keikutsertaan staf KPU kota Jayapura di dalamnya.

Pola pengamanan yang ketat ini harus tetap dilakukan, baik ketika surat suara dibawa dari gudang KPU ke lokasi tujuan pelipatan, maupun ketika surat suara akan dikembalikan lagi ke gudang milik KPU kota Jayapura. Proses ini harus terus dilakukan setiap hari hingga pelipatan surat suara selesai. Selain itu, KPU kota Jayapura juga harus memastikan bahwa selain yang bertanggungjawab terhadap keamanan surat suara tersebut (aparat keamanan dan staf KPU), tidak ada seorang pun yang diperkenankan untuk ikut di dalam kendaraan yang akan membawa surat suara tersebut.
2. Proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

Mengingat banyaknya pekerja yang akan dilibatkan dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara, maka KPU kota Jayapura harus benar-benar memastikan ada pengawas internal yang setiap saat berada di dalam lingkungan pelipatan surat suara tersebut. Kepada semua pekerja dan staf KPU yang bertugas mengawasi, sebaiknya diberikan tanda pengenal agar mudah dibedakan. Selain itu, KPU kota Jayapura juga harus memastikan bahwa selain pekerja dan staf KPU yang bertugas mengawasi, tidak ada seorang pun yang diperkenankan masuk dalam ruangan tempat pelipatan surat suara. Terkait dengan latar belakang pekerja penyortiran dan pelipatan surat suara ini, KPU kota Jayapura harus memastikan bahwa tidak ada satu pun di antara mereka yang menjadi anggota partai politik, tim atau pelaksana kampanye dari peserta Pemilu.

3. Jumlah surat suara keluar sama dengan jumlah surat suara masuk.
KPU kota Jayapura harus memastika bahwa jumlah surat suara yang dikeluarkan dari gudang untuk selanjutnya dilipat, harus sama persis dengan jumlah surat suara yang masuk dalam gudang kembali.

4. Menghindarkan surat suara dari kemungkinan cuaca yang buruk.
Mengingat wilayah Kota Jayapura masih berada dalam musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi, maka KPU kota Jayapura harus memastikan ketersediaan alat dan bahan yang melindungi surat suara dari kemungkinan cuaca yang buruk. Alat dan atau bahan yang digunakan untuk melindungi surat suara dari cuaca buruk tersebut harus cukup tersedia baik di dalam kendaraan yang akan membawa surat suara ke tempat pelipatan surat suara, maupun di lokasi pelipatan surat suara.

5. Keamanan gudang penyimpanan logistik.
KPU Kota Jayapura harus memastikan kondisi gudang logistik Pemilu 2019, terutama surat suara, agar tetap dalam kondisi yang aman. Keamanan gudang ini terkait dengan kemungkinan adanya upaya tindak kriminal, maupun dari pengaruh cuaca yang buruk, baik hujan, genangan air maupun banjir dan kebakaran. Untuk itu, keberadaan aparat keamanan dan staf KPU kota Jayapura di sekitar gudang logistik Pemilu 2019 harus selalu tersedia.

6. Bawaslu Kota Jayapura akan melakukan pengawasan melekat.
Bawaslu Kota Jayapura memastikan akan bersama-sama dengan KPU kota Jayapura senantiasa mengawasi proses pelipatan surat suara. Pengawasan ini mulai dari pergerakan surat suara dari gudang ke titik pelipatan surat suara, pada saat proses pelipatan surat suara, dan pergerakan surat suara ketika dikembalikan lagi ke dalam gudang KPU kota Jayapura (Red).


LIKE SHARE
  • 12.1K
  • 7.7K
  • 2.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    22.1K
    Shares