KEKUATAN POLITIK KUBU PRABOWO-SANDI SEMAKIN MENGUAT SETELAH UAS, DAHLAN ISKAN DAN GATOT NURMANTYO BERGABUNG

LIKE SHARE
  • 11.7K
  • 8.8K
  • 3.2K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    23.7K
    Shares

364,756 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menghadiri pidato kebangsaan calon presiden Prabowo Subianto di Hotel Dyandra, Surabaya, Jawa Timur pada hari ini, Jumat, 12 April 2019.

Mengenakan kemeja biru dan jas hitam, Dahlan disambut tempik sorak hadirin saat maju ke podium untuk menyampaikan sambutan.

“Lima tahun yang lalu menjelang pemilu seperti ini saya mengadakan deklarasi besar-besaran mendukung Pak Jokowi di Sentul,” kata Dahlan disambut riuh hadirin.

Dahlan mengatakan, dia dulu mendukung Jokowi lantaran memiliki harapan terhadap program revolusi mental dan program-program Joko Widodo untuk pertumbuhan ekonomi. Dahlan Iskan mengaku dia berharap pendapatan per kapita masyarakat Indonesia bisa tumbuh menjadi US$ 7 ribu per tahun.

Pendiri Jawa Pos Group ini beralasan, pendapatan per kapita Indonesia sudah US$ 5 ribu per tahun pada lima tahun lalu. Dia pun merasa wajar berharap pendapatan per kapita bisa tumbuh menjadi US$ 7 ribu dalam lima tahun ini dan menjadi US$ 9 ribu dalam lima tahun mendatang. Dia berpendapat hal itu terjadi Indonesia akan menjadi besar.

“Tapi itu tidak terlaksana. Karena itu hari ini saya menjatuhkan pilihan kepada Pak Prabowo,” kata Dahlan.

Dahlan Iskan mengatakan pilihannya jatuh kepada Prabowo bukan lantaran mempertimbangkan nasibnya selama lima tahun terakhir. Dia berujar hal itu sudah menjadi risiko dirinya mengabdi untuk negara.

“Seperti juga risiko Pak Jokowi menjadi presiden difitnah selama 4,5 tahun. Bahkan seperti juga Pak Prabowo yang difitnah selama 17 tahun,” kata Dahlan.

Dahlan Iskan mengatakan, pada pilpres 2014 lalu para pendukungnya yang disebut sebagai Dahlanis di seluruh Indonesia sebenarnya menjatuhkan pilihan kepada Prabowo. Namun, dia memveto keputusan itu untuk memihak Jokowi.

“Pemilu tahun ini ganti saya yang ikut pimpinan-pimpinan Dahlanis se-Indonesia itu,” kata Dahlan (https://pilpres.tempo.co/read/1195105/tak-dukung-jokowi-lagi-dahlan-iskan-kini-ada-di-kubu-prabowo/full&view=ok)
Sementara itu, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memperkenalkan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai salah satu putra terbaik Indonesia yang berada di barisan pendukungnya.

“Saya perkenalkan, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo,” ujarnya dari atas podium yang disambut tepuk tangan ribuan pendukungnya di sela kampanye akbar “Indonesia Menang” bersama Prabowo-Sandi di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, seperti dilansir Antara, Jumat (12/4/2019).

Nama Gatot Nurmantyo menjadi sorotan karena selama ini belum pernah menyatakan kepastiannya mendukung salah satu calon presiden pada Pemilihan Presiden 2019.

Gatot Nurmantyo menjadi satu dari puluhan nama yang dipaparkan oleh Prabowo Subianto sebagai orang yang akan membantunya jika dipercaya rakyat menjadi pemimpin di negeri ini periode 2019-2024.

Selain nama Gatot, turut diperkenalkan beberapa tokoh nasional yang juga turut hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Fadli Zon, Fahri Hamzah, Dede Yusuf, Sudirman Said, Dahlan Iskan dan Erwin Aksa.

Kemudian, terdapat juga nama Rocky Gerung, Hanafi Rais, Drajat Wibowo, Ferry M Baldan, Priyo Budi Santoso, dr Gamal, Soepriyatno, Bambang Widjayanto, Bambang Haryo dan sejumlah nama lainnya.

“Mereka inilah orang-orang yang akan membantu saya,” ucap Prabowo yang juga ketua umum DPP Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, Gatot Nurmantyo pada sambutan singkatnya menyampaikan paparan tentang wawasan kebangsaan serta mengaku sengaja datang ke kampanye akbar Prabowo di Surabaya karena panggilan bangsa dan merah putih.

“Ingat, jangan disia-siakan satu suara anda karena akan dipertanggungjawabkan,” kata pensiunan jenderal bintang empat yang pada kesempatan tersebut juga mengeluhkan anggaran bagi TNI saat dirinya menjabat Panglima TNI lalu itu.

Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma`ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02 (https://news.okezone.com/read/2019/04/12/605/2042629/gatot-nurmantyo-resmi-dukung-prabowo-sandi).

Sedangkan, pengamat politik Thukul Jiwo Subendo mengatakan, dukungan dan bergabungnya Ustadz Abdul Somad atau UAS, Dahlan Iskan dan Jenderal Purn Gatot Nurmantyo ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jelas akan memperkuat capres-cawapres yang didukung oleh sebagian besar ulama tersebut.

“Dukungan UAS jelas akan diikuti oleh jutaan pengikutnya atau simpatisannya dari lintas Parpol dan lintas golongan masyarakat. Dukungan Dahlan Iskan akan membuat kelompok media massa Jawa Pos Grup setidaknya akan memberitakan Prabowo lebih banyak daripada Jokowi, termasuk massa yang dimiliki mantan Menteri BUMN tersebut cukup banyak,” ujar lelaki yang tinggal di Klaten, Jawa Tengah seraya menambahkan dukungan Gatot Nurmantyo juga akan membuat keluarga TNI yang memiliki hak pilih terutama dari angkatan 82 akan mendukung Prabowo-Sandi (Red).


LIKE SHARE
  • 11.7K
  • 8.8K
  • 3.2K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    23.7K
    Shares