Ketua GNPF Bogor Bebas dari Tahanan, Tapi Masih Berstatus Tersangka

LIKE SHARE
  • 12.1K
  • 4.3K
  • 3.4K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19.9K
    Shares

187,782 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT– Polresta Bogor Kota, menangguhkan penahanan Ketua GNPF Bogor Raya Ustaz Iyus Khaerunnas Malik, atas kasus pelanggaran UU ITE mengabarkan berita bohong, Sabtu 18 Mei 2019 siang. Sementara kasus yang menjeratnya  tetap berjalan dan statusnya tetap sebagai tersangka.

Iyus keluar dari Satuan Reskrim Polres Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, dijemput kuasa hukum dan istrinya pada Sabtu, 18 Mei 2019, pada pukul 14.15 WIB. Kuasa hukum Iyus, Beni Mahyudin mengatakan, penahanan kliennya ditangguhkan dengan catatan masih harus wajib lapor. 

“Sudah diperbolehkan pulang tetapi beliau wajib lapor seminggu dua kali,” katanya kepadaVIVA. 

Beni mengatakan,  kliennya Ustaz Iyus, bukan dibebas dengan penangguhan, melainkan statusnya tersangka hanya tidak dilakukan penahanan. 

“Statusnya tersangka tetapi tidak ditahan. Saya jelaskan dalam video itu, yang dimaksud jihad oleh beliau adalah bukan jihad perang, tetapi jihad  konstitusi. Ada bagian yang janggal dan dipotong,” katanya. 

Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser dalam keterangannya kepada wartawan, menjelaskan Iyus Khaerunnas ditetapkan tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong. Terkait penangguhan, petugas beralasan kemanusiaan dan dengan pertimbangan Iyus berjanji tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan barang bukti.  Meski ditangguhkan proses hukum tetap berjalan. 

SECURE:VIVA


LIKE SHARE
  • 12.1K
  • 4.3K
  • 3.4K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19.9K
    Shares