KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH : PEMILU ADALAH KEMENANGAN SEMUA RAKYAT INDONESIA

LIKE SHARE
  • 9.9K
  • 4.5K
  • 1K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    15.4K
    Shares

133,413 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Yogyakarta. Proses Pemilu telah terselenggara dengan baik dan menciptakan suasana yang damai. Pemilu 2019 adalah kemenangan seluruh rakyat. Agar semua pihak menjaga suasana rukun damai dan kondusif dan menanti hasil akhir Pemilu yang diumumkan oleh KPU.

Demikian dikemukakan Haidar Nasir di Yogyakarta seraya menambahkan, KPU telah melaksanakan Pemilu secara Profesional, jujur, adil, transparan dan independen sehingga semua pihak tidak memberikan tekanan kepada KPU yang menyebabkan KPU tidak bekerja sesuai yang diharapkan.

“Setelah pengumuman hasil Pemilu ada pihak yang memperoleh mandat. Rekonsiliasi Nasional setelah Pemilu diharapkan melibatkan elit bangsa dan semua pihak. Perbedaan politik agar tidak mengganggu persatuan bangsa.

Perlunya dilaksanakan Recovery hal-hal yang tercecer karena proses politik,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah ini seraya menambahkan, klaim kemenangan adalah hal yang wajar, yang perlu dipegang adalah bahwa Hasil Pemilu adalah yang diumumkan oleh KPU. Klaim politik diharapkan tidak menyebar dan mempengaruhi masyarakat dan menciptakan suasana yang tidak kondusif. Jiwa kenegarawanan yang tinggi dari elit politik agar tidak mengembangkan perhitungan spekukatif sebagai klaim hasil Pemilu.

“Terkait People Power yang disampaikan oleh pihak kontestasi, secara jelas PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa kita harus menghormati pilihan rakyat dan penyelenggara Pemilu serta perangkat Pemilu yang telah memadai. Oleh karena itu jika ada sengketa Pemilu, langkah yang harus diambil adalah langkah yang dijamin oleh hukum positif yang berlaku.

PP Muhammadiyah yakin bahwa pihak yang terlibat kontestasi tidak akan memobilisasi massa dalam sengketa Pemilu. Semua komponen bangsa diharapkan mengawal proses tahapan hingga pengumuman sesuai jalur konstitusi,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Agung Danarto yang juga Sekretaris PP Muhammadiyah membacakan pernyataan pers PP Muhammadiyah No. 12/PER/I.0/B/2019 yang antara lain berisi hendaknya semua pihak dapat menerima, jika ada sengketa diselesaikan secara hukum, serta semua pihak cooling down. Masyarakat hendaknya tidak terpengaruh oleh Quick Count, exit poll atau hitung cepat. Bahwa hal tersebut tidak menentukan hasil Pemilu.

“Mendesak penyelenggara Pemilu agar bekerja lebih profesional, jujur, adil, transparan, dan independen. Mendesak agar semua pihak memberikan kesempatan kepada penyelenggara Pemilu dan tidak memberikan tekanan dalam bentuk apapun agar dapat bekerja sesuai yang diharapkan. Hasil Pemilu adalah dalam kewenangan KPU untuk mengumumkannya, sengketa Pemilu agar ditempuh melalui mekanisme yang ada.

Pemerintah dan aparat keamanan agar menjaga kondusifitas. Mengajak seluruh elit bangsa untuk menjadi teladan dalam menciptakan kedamaian dan ketenangan. Hendaknya seluruh pemimpin dan masyarakat muslim melakukan islah karena persatuan umat Islam adalah faktor penting yang menentukan persatuan bangsa,” tulis PP Muhammadiyah dalam siaran persnya (Red).


LIKE SHARE
  • 9.9K
  • 4.5K
  • 1K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    15.4K
    Shares