KEUTAMAAN MEMAKMURKAN MASJID

STRATEGIC ASSESSMENT
LIKE SHARE
  • 9.2K
  • 6.8K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17.5K
    Shares

122,172 total views, 2 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menyiapkan pahala dan ganjaran yang besar bagi orang-orang yang memakmurkan rumah-rumahNya di dunia. Berikut ini adalah beberapa keutamaan berupa pahala dan ganjaran yang Allah dan Rasul-Nya janjikan bagi orang-orang yang memakmurkan masjid.

1. Memakmurkan Masjid Merupakan Tanda Orang yang Beriman

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. at-Taubah [9]: 18)

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa orang yang memakmurkan masjid hanyalah orang-orang yang beriman, dimana dengan keimanan ini seseorang akan merasa ringan dalam mengamalkan perintah-perintah Allah dan menjauhi laranganNya.

2. Langkah Menuju Masjid Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِيْ بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيْضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ كَانَتْ خُطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيْئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Siapa yang berwudhu di rumahnya lalu berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari Allah, maka separuh langkah-langkahnya menghapus dosa dan langkah yang lain meninggikan derajat.” (HR. Muslim 1521)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memotivasi kaum muslimin untuk senantiasa memakmurkan masjid. Beliau mengabarkan bahwa baru hanya dengan berjalan menuju masjid saja, langkah kakinya yang satu menghapus dosa dan langkah yang lainnya mengangkat derajat.

3. [Akan disiapkan tempat di surga.]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ أَعَدَّ اللهُ لَهُ فِيْ الجَنَّةِ نُزُلًا كُلَّمَا غَدَا أَوَ رَاحَ

“Siapa yang pergi menuju masjid di pagi hari atau sore hari, niscaya Allah menyediakan tempat baginya di surga setiap kali ia pergi atau pulang.” (HR. Bukhari 662 dan Muslim 1524)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa Allah ta’ala menyiapkan tempat di surga bagi orang-orang yang pergi menuju masjid atau pulang darinya, maka bagaimanakah besarnya pahala ketika orang itu telah sampai di masjid dan memakmurkannya?!

4. Mendapatkan Ketenangan, Rahmat dan Disebut-Sebut Oleh Allah Di Langit

مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah berkumpul suatu kaum di dalam rumah di antara rumah-rumah Allah untuk membaca kitab Allah dan saling mempelajarinya di antara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, mereka akan diliputi oleh rahmat, malaikat akan menaungi mereka dan Allah akan menyebut mereka dihadapan para makhluk yang berada di sisiNya.” (HR. Muslim 2699)

Ini merupakan keutamaan yang begitu besar bagi orang-orang yang memakmurkan masjid dengan berkumpul di dalamnya dan saling mempelajari al-Qur’an. Bahkan begitu utamanya amalan ini, sampai-sampai Allah menyebut mereka di hadapan para makhluk yang dekat dengan-Nya, yaitu para malaikat. Hadits ini juga menunjukkan akan keutamaan menuntut ilmu agama.

5. Mendapatkan Naungan Allah di Hari Kiamat

Di hari kiamat nanti ketika manusia dikumpulkan di padang mahsyar, matahari akan didekatkan sejarak satu mil di atas kepala-kepala manusia. Maka kala itu manusia berkeringat berdasarkan amalannya ketika hidup di dunia. Ketika itulah akan ada tujuh golongan manusia yang mendapat naungan Allah ta’ala.

Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan tentang mereka dengan bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ …وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ

“Ada tujuh golongan manusia yang akan Allah naungi (di hari kiamat kelak) ketika tidak ada naungan kecuali naungannya… (di antaranya adalah) laki-laki yang hatinya senantiasa bergantung kepada masjid.” (HR. Bukhari 660, Muslim 1031)


LIKE SHARE
  • 9.2K
  • 6.8K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17.5K
    Shares