Kiai dan santri eks-Keresidenan Madiun dukung Jokowi-Ma`ruf

Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi Bupati Tegal Umi Azizah (kiri) menghadiri Deklarasi JKSN di GOR Trisanja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019). Deklarasi JKSN yang dihadiri ribuan ibu-ibu Muslimat NU, para kiai dan santri tersebut sebagai bentuk dukungan untuk kemenangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - K.H. Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
LIKE SHARE
  • 8K
  • 3.4K
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11.4K
    Shares

98,937 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT- Ribuan kiai dan santri yang tergabung dalam Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) wilayah eks-Keresidenan Madiun menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo- KH Ma`ruf Amin.

Ketua Dewan Pengarah JKSN Pusat Khofifah Indar Parawansa yang datang dalam kegiatan tersebut pada Selasa sore meminta seluruh kades Nahdatul Ulama (NU) di wilayah eks-Keresidenan Madiun untuk berjuang memenangkan Jokowi-Ma`ruf Amin, sebab selama Jokowi menjabat telah terbukti hasil kerjanya.

Pemerintahan Jokowi selama empat tahun ini dinilai cukup berhasil dalam menurunkan angka kemiskinan rakyat yang signifikan.

“Untuk itu, perjuangan Bapak Jokowi yang menggandeng ulama besar KH Ma`ruf Amin patut diperjuangkan untuk satu periode lagi,” ujar Khofifah di sela kegiatan deklarasi yang digelar di GOR Wilis Kota Madiun.

Selain itu, juga disampaikan bahwa selama empat tahun menjadi presiden, Jokowi dianggap menghargai para santri dengan menetapkan Hari Santri Nasional pada 2015 dan telah berhasil membangun jalan tol yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kalau ada pintu, kenapa harus lewat jendela. Kalau ada yang nomor satu kenapa pilih nomor dua,” kata Khofifah yang juga menjabat Ketua Umum Muslimat NU ini.

Ketua Umum JKSN Pusat KH M. Roziqi, mengatakan, jumlah peserta yang ikut dalam deklarasi di wilayah eks-Keresidenan Madiun tersebut mencapai lebih dari 8.000 orang. Peserta deklarasi itu merupakan jaringan kiai dan santri di Madiun Raya.

“Ini semua nanti akan memenangkan Jokowi-Ma`ruf Amin. Ini merupakan jaringan kiai dan santri di wilayah Madiun dan sekitarnya,” kata Roziqi.

Menurut dia, tim JKSN dibentuk untuk membantu Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma`ruf Amin dalam meraih dukungan suara terutama di basis massa santri dan kiai pada kegiatan Pilpres 2019 April mendatang.

Pihaknya menyebut, saat ini sudah ada 25 wilayah yang mendeklarasikan tim JKSN. Selain di Indonesia, JKSN juga sudah ada di empat negara tetangga seperti Malaysia, Taiwan, Arab Saudi, dan Hong Kong. Jaringan ini merupakan inisiasi dari Khofifah Indar Parawansa.

Ia menambahkan, JKSN merupakan jaringan relawan yang bergerak dan turun langsung ke masyarakat untuk memenangkan Jokowi-Ma`ruf Amin.

Khusus di wilayah Jawa Timur, JKSN pusat menargetkan perolehan suara Jokowi-Ma`ruf Amin sebesar 70 persen.

SECURE:ANTARANEWS

 


LIKE SHARE
  • 8K
  • 3.4K
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11.4K
    Shares