Kivlan Zen Protes Dikabarkan Berniat Kabur ke Luar Negeri

LIKE SHARE
  • 13.2K
  • 9.3K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    24K
    Shares

175,009 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT– Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen membantah dirinya hendak melarikan diri ke luar negeri pada Jumat (10/5) malam. 

Bantahan disampaikan menyikapi penerbitan surah cegat Mabes Polri beberapa saat sebelum Kivlan terbang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Saya keberatan dengan pemberitaan yang menyatakan saya hendak melarikan diri,” kata Kivlan Zein kepada cnnindonesia.com, Minggu (12/5).

Kivlan menyatakan dirinya saat itu bersama keluarga dan hendak mengunjungi saudara serta anak cucunya. Sehingga, ia membantah jika dirinya berupaya lari dari hukum. 

Surat cegah itu merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri dan disebut terkait pengembangan kasus dugaan makar atau berita bohong yang melibatkan dirinya. 

Mantan Kas Kostrad ini belakangan kerap vokal mengkritik pemerintah dan menggembar-gemborkan isu kecurangan Pemilu 2019. 

Pada Selasa (7/5) ia dilaporkan seorang bernama Jalaludin ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar. Laporan itu diterima dengan nomor laporan LP/B.0442/V/2019/Bareskrim.

Tak lama setelah itu, kuasa hukum Kivlan Zein, Pitra Romadoni balik melaporkan pelapor kliennya itu ke Bareskrim Polri. Jalaludin disebut melanggar pasal 220 KUHP jo Pasal 317 KUHP dengan dasar memberikan keterangan atau pengaduan palsu. 

Pitra menyatakan kliennya tidak pernah makar seperti yang dilaporkan. Kliennya disebut hanya melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk kebebasan berpendapat.

Upaya pencegahan untuk Kivlan belakangan dicabut. Polisi menyatakan Kivlan siap kooperatif.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, salah satu alasan pembatalan pencegahan karena penyidik mendapatkan informasi bahwa Kivlan Zen akan bekerjasama dengan Polri terkait penyidikan kasus dugaan makar yang menjeratnya.

“Penyidik mendapat info bahwa pak Kivlan Zen akan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik,” kata Iqbal dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (11/5).

SECURE:CNN


LIKE SHARE
  • 13.2K
  • 9.3K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    24K
    Shares