PEMBAHASAN RUU MIGAS Oleh : Maryati Abdullah

STRATEGIC ASSESSMENT
LIKE SHARE
  • 9.2K
  • 3.2K
  • 342
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12.8K
    Shares

87,842 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Jakarta. Mendesak agar pemerintah dan DPR segera menuntaskan pembahasan RUU Migas. Penurunan produksi migas serta maraknya aksi pemburu rente atau mafia Migas akan terus terjadi apabila tidak terdapat perbaikan pada tata kelola Migas.

UU Migas yang berlaku saat ini menyebabkan kegagalan pengelolaan Migas sebagai sumber energi utama. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya roadmap pengelolaan dan pemanfaatan Migas, adanya mafia Migas serta inefesiensi pengganti biaya atau cost recovery.

Sehubungan dengan BUK, perlu dibentuk kelembagaan yang dijalankan oleh BUMN Pengelola. Lembaga tersebut bertugas memenuhi kebutuhan Migas dan mencari cadangan strategis Migas di dalam dan luar negeri. BUMN Pengelola ini berwenang untuk eksplorasi dan eksploitasi di wilayah kerja (WK) secara intensif dan transparan.

Di sektor hulu, BUMN Pengelola ini dapat bekerja sama dengan badan usaha lain seperti swasta melalui mekanisme Kontrak Kerja Sama (KKS). Sedangkan sektor hilir, BUMN pengelola tersebut berfungsi memenuhi kebutuhan energi nasional dan pemanfaatan Migas.

Kami menekankan khususnya dalam aspek kelembagaan, pentingnya membangun koordinasi antara kementerian yang mengurusi energi dan sumber daya mineral dengan kementerian BUMN serta pengawasan DPR. BUMN ini nantinya harus dikelola secara efesien, transparan dan akuntabel.

*) Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Indonesia


LIKE SHARE
  • 9.2K
  • 3.2K
  • 342
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12.8K
    Shares