PENANGKAPAN ROBERTUS ROBET (DOSEN SOSIOLOGI FIS UNJ) Oleh : BEM FIS UNJ

LIKE SHARE
  • 4.9K
  • 3.2K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    9.5K
    Shares

98,862 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Jakarta. Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 yang mengusung tema Menolak Dwi Fungsi TNI menyebabkan Bapak Robertus Robet ditangkap pada 7 Maret 2019 dini hari dengan alasan pelanggaran UU ITE dengan dalih menyampaikan ujaran kebencian. Anggapan ini disebabkan karena beredarnya potongan video yang berisikan lagu Lagi-Lagi ABRI yang dinyanyikan beliau, tanpa disertai orasi lengkap yang beliau sampaikan.

Berdasarkan pernyataan dari penyelenggara Aksi Kamisan, aksi ini bukan dimaksud untuk melecehkan TNI, namun guna mengingat apa yang diperjuangkan di reformasi yaitu supremasi sipil yang terancam.

Penangkapan Bapak Robertus Robet dapat membuktikan tidak terselenggaranya kebebasan berpendapat dan berekspresi di muka umum. Maka dari itu Kami atas nama Badan Eksekutif Mahasiswa FIS UNJ menyatakan sikap sebagai berikut : pertama, menolak segala bentuk pembungkaman kebebasan berpendapat dan berekspresi berdasarkan Pasal 28 E ayat 2 UUD 1945 Amandemen II dan Pasal 3 UU No. 39 Tahun 1999. Kedua, menjunjung tinggi kebenaran dengan tidak menyebarkan potongan video yang dapat menggiring opini dan penyebaran hoax. Ketiga, mendesak pembebasan tanpa syarat atas Bapak Robertus Robet selaku Dosen aktif Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNJ sebagaimana beliau adalah warga negara yang memiliki hak sama dalam berdemokrasi.

Bersamaan dengan pernyataan sikap di atas, berikut link untuk memberi dukungan moril untuk Bapak Robertus Robet.
http://chng.it/MWj7WtT5
Ketua BEM FIS 2019 : Remy Hastian


LIKE SHARE
  • 4.9K
  • 3.2K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    9.5K
    Shares