PENTINGNYA MEMILIH ANGGOTA LEGISLATIF DALAM PEMILU 2019 YANG SEAGAMA

LIKE SHARE
  • 7.9K
  • 7.1K
  • 434
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    15.4K
    Shares

121,160 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Jakarta. Seminggu jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik VIII DKI Jakarta Raya menggelar acara untuk mendoakan umat HKBP yang akan berlaga pada pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang dan lancarnya pemilu 2019.

Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil 3 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon mengatakan, ada sekitar 200 umat HKBP yang akan berlaga dalam perebutan kursi di DPR dan DPRD seluruh Indonesia pada Pemilu 2019.

“Kami para caleg diberangkatkan, istilahnya didoakan agar bisa menduduki kursi di DPR dan DPRD. Menurut penghitungan panitia, ada 200 orang yang didoakan,” ungkap Effendi di Sopo Marpingkir, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (9/4). Sekiranya seluruh caleg yang tergolong sebagai umat HKBP hadir dalam acara tersebut.

“Jumlahnya incumbent ada tiga orang. Saya, Pak Masinton Pasaribu, dan Pak Sukur Nababan, lainnya caleg baru. Semuanya datang kami tidak membawa nama pendukung siapa ya. Yang penting adalah warga HKBP. Dari seluruh daerah yang datang. Ini ritual tahunan ya,” tandasnya.

Diketahui semasa kampanye, para caleg telah bekerja keras secara maksimal menyerap aspirasi warga. Oleh karenanya, demi menyempurnakan hal itu, hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah berdoa dan menyerahkan sepenuhnya hasil pemilu kepada Tuhan.

“Sebelum pemilu kan kami para caleg sudah bekerja keras dan segala usaha dan upaya harus diserahkan kembali ke Tuhan,” tutupnya (https://politik.rmol.co/read/2019/04/09/385324/Ribuan-Umat-HKBP-Doakan-200-Caleg-Kristen-Agar-Menang-)

Sementara itu, pengamat politik dan praktisi hukum, Airla mengatakan, langkah yang dilakukan HKBP untuk mendukung dan memilih caleg yang beragama Kristen adalah wajar dan benar, karena bagaimanapun juga caleg-caleg yang terpilih tersebut akan memperjuangkan aspirasi umat HKBP pada khususnya.

“Oleh karena itu, juga tidak masalah dan wajar saja jika pemuka agama lainnya terutama agama Islam dari berbagai Parpol juga menganjurkan agar masyarakat pemilih semakin pintar dalam menentukan pilihan politiknya, dan sebaiknya memilih caleg yang seiman dan seagama agar kepentingan umat dan komunikasi dengan anggota legislative yang terpilih nantinya menjadi lancar,” ujar Airla seraya mengingatkan memilih caleg yang salah akan menyebabkan banyaknya undang-undang dan Perda yang akan merugikan konstituen dan kepentingan agama mereka kedepan. “Untuk Pilpres 2019, sudah cocok jika umat Islam memilih pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang menjadi pilihan para ulama,” ujar Airla yang juga pengusaha muslim ini sambil tertawa (Red).


LIKE SHARE
  • 7.9K
  • 7.1K
  • 434
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    15.4K
    Shares