PETlSl GABUNGAN PRESIDIUM RAKYAT BERGERAK ATAU GAPRAK : BELUM ADA HASIL FINAL DAN MENGIKAT DARI PEMILU 2019

LIKE SHARE
  • 7.3K
  • 4.3K
  • 2.2K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13.9K
    Shares

121,482 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 belum usai dan sampai saat ini belum ada hasil yang final dan mengikat. Adapun dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 kami melihat dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, massif, dan brutal. Sangat jelas dan nyata bahwa dalam proses Pemilu 2019 terindikasi ada upaya dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menguntungkan Koalisi Petahana/ 01 dan merugikan Koalisi Penantang/ 02.

lndikasi kecurangan ltu antara lain: pertama, Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah yang jumlahnya mencapai 17,5 Juta data pemilih. Kedua, terdapat 6.5 juta pemilih yang tidak mendapatkan formulir C6 (undangan mencoblos). Ketiga, banyak surat suara yang telah tercoblos untuk pasangan calon Petahana/ 01. Keempat, terjadi pencoblosan yang dilakukan oleh petugas KPPS. Kelima, penyimpanan surat suara yang tanpa segel atau tidak sesuai perintah Undang-Undang Pemilu. Keenam, rekapitulasi perolehan suara banyak terjadi kesalahan input (human error), jika bukan manipulasi. Ketujuh, terdapat 554 petugas KPPS, Panwas, dan Polisi meninggal dunia.

Berkaitan dengan hal tersebut Gabungan Presidium Rakyat Bergerak atau GEPRAK menyampaikan petisi sebagai berikut: pertama, menolak pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU. Kedua, adili pelanggar kecurangan! Ketiga, bentuk Tim Pencari Fakta atas Meninggalnya 554 Petugas KPPS, Panwas, dan Polisi.

Demikian petisi ini kami buat atas nama GABUNGAN PRESlDlUM RAKYAT BERGERAK untuk membela kepentingan dan hak-hak rakyat seluruh Indonesia.

*) Disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Bawaslu Kota Surakarta, Jawa Tengah


LIKE SHARE
  • 7.3K
  • 4.3K
  • 2.2K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13.9K
    Shares