Prabowo: Saya Perjuangkan Hak Rakyat, Apapun Etnis dan Agamanya

LIKE SHARE
  • 19.6K
  • 13K
  • 2.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    35K
    Shares

274,730 total views, 2 views today

STRATEGIC ASSESSMENT-Jakarta – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menghadiri undangan ramah tamah bersama tokoh, pengusaha, dan warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, kota Medan, Sumatera Utara, Jumat, 22 Februari 2019.

Dari siaran pers yang diterima Tempo, Prabowo disambut teriakan ‘Prabowo presiden’ saat tiba di lokasi. Teriakan itu diserukan oleh ribuan warga etnis Tionghoa Medan yang menghadiri acara.

Dengan menebar senyum, mantan Pangkostrad itu dipandu ketua panitia acara, Harti Hartidjah, berjalan menuju kursi yang telah disediakan.

 

“Ini yang hadir lebih dari 1.500 warga etnis Tionghoa, kami mendukung Pak Prabowo jadi Presiden karena ingin adanya perubahan. Kami percaya kepada Pak Prabowo,” kata Harti di lokasi, seperti dalam siaran pers itu.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku senang mendapat sambutan yang begitu antusiasme. Pasangan Sandiaga Uno itu lalu berujar pada hadirin bahwa dirinya ingin menjadi presiden Indonesia agar keadilan serta kemakmuran dirasakan merata oleh seluruh rakyat di negara ini.

“Saudara-saudara, saya bekerja untuk semua. Saya tidak ingin rakyat saya tidak aman, saya tidak ingin ada rakyat saya kelaparan. Tidak boleh lagi ada yang gantung diri karena tidak bisa makan,” kata Prabowo di depan para hadirin.

Sebagai bangsa yang majemuk, kata Prabowo, sudah selayaknya seorang pemimpin Indonesia memperjuangkan seluruh hak rakyat, apapun latar belakang, etnis, dan agamanya.

“Pemimpin itu tidak bisa hanya untuk satu golongan saja, kita hidup ditengah-tengah kemajemukan. Nenek moyang kita hidup di nusantara saja rukun,” tutur Prabowo.

SECURE:TEMPO


LIKE SHARE
  • 19.6K
  • 13K
  • 2.3K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    35K
    Shares