(Program Gagal Era Jokowi)Mengenaskan Rakyat sakit Ditolak Rumah sakit,Apa Masih Perlu2priode?…….


STRATEGIC ASSESSMENT

966,834 total views, 1 views today

Oleh:Hilmax Panjaitan

STRATEGIC ASSESSMENT-Ternyata Jaminan kesehatan Untuk Rakyat Indonesia itu hanya selogan saja,hasil pemantauan beberapa RSUD di beberapa daerah Pulau jawa.

Dari Pemantauan tersebut kami mendapatkan fakta yang sangat menyedihkan,kami melihat mobil ambulan sirine meraung raung memecah suasana malam memasuki RSUD dan setibanya di depan IGD pasien di turunkan menggunakan roda terus dibawa ke ruang IGD untuk diagnosa,pasien ini dibawa kerumah sakit dikarenakan ditemukan oleh keluarganya dalam keadaan pingsan,

Setelah pemeriksaan dan pasien di infus pihak petugas rumah sakit bertanya kepada keluarga pasien:

Ibu/Bapak Keluarga Pasien apakah keluarganya semua biaya Rumah sakit akan menggunakan UMUM bayar Tunai atau BPJS?….Jawaban Keluarga Pasien akan menggunakan BPJS

Pertanyaan petugas Rumah sakit BPJS dari Perusahaan apa ?…..Keluarga Pasien Menjawab BPJS masyarakat Biasa

Petugas Rumah sakit pun menjawab Maaf Bapak/ibu Kalau Bpjs Masyarakat Biasa Kami ruangan Sudah Penuh jadi disarankan untuk mencari rumah sakit yang masih Kosong atau tersedia ruangan untuk rawat inap karena pasien harus lakukan rawat inap,dan membayar biaya penanganan tindakan awal di IGD.

Sudah Habis akal keluarga Korban mencari jalan keluar sedangkan pasien harus dilakukan tindakan dan masih menunggu keputusan dan pasien masih terbaring di Ruangan IGD.

Pasien tidak ditangani alasan BPJS masyarakat Biasa dan tidak ada ruangan rawat Inap,ternyata allah berkata lain pasien tersebut meninggal dunia karena pembuluh darah pecah tidak langsung ditangani pihak rumah sakit dengan alasan macam2.

Dan kejadian diatas bukan hanya satu pasien namun hampir semua BPJS tidak dilayani dirumah sakit untuk golongan2 tertentu(jaminan kesehtaan masyarakat hanya omong kosong).

Penyebab rumah sakit sulit menerima peserta PBJS adalah karena klaim rumah sakit kepada BPJS/Pemerintah tidak dibayarkan atau Nunggak jumlahnya ada sampai 9 milyar di rumah sakit setingkat RSUD ini rumahsakit milik pemerintah daerah,bagaimana rumah sakit swasta dikabarkan banyak yang tutup karena uangnya buat talangan pasien namun klaim bpjs tidak mau bayar klaim.BPJS KESEHATAN MENUNGGAK, 6 RUMAH SAKIT TERANCAM BANGKRUT

Ternyata Terjawab Kenapa Pihak rumah sakit tanya BPJS apa,kami melihat ada anggota kepolisian memeriksakan  anaknya langsung ditangani dan dapat ruangan yang mana ternyata bpjs masih berlaku golongan tertentu.

Program Pemerintah menyengsarakan rakyat, dan bayangkan mengelola negara tidak mampu kenapa minta dua priode,fakta nyata bukan sekedar hoax dan yang merasa tidak senang dengan artikel ini silahkan cari info sendiri yang bijak ke RSUD R sakit swasta disekitar anda.

Kalau rumah sakit bangkrut gara2 pemerintah tidak bisa menjamin kesehatan rakyatnya BPJS Nunggak Rp9,5 Miliar, RSUD Subang Terancam Bangkrut BPJS Kesehatan Akui Dilema Atasi Bleding dari Defisit Anggaran ada pertanyaan Buat Pemerintah dikemanakan iuran anggota BPJS,dikemanakan uang rakyat?…..

Semua RSUD dan Rumah sakit swasta di Indonesia mempunyai permasalahan yang sama seperti RSUD subang.

Kalau RSUD Rumah sakit Swasta Sudah tidak terima Pasien sakit terus kemana rakyat Berobat,apa berdoa saja,atau nunggu mati?…..