Program Perumahan DP 0% Pemerintah Sepertinya Sama pola Program Gubernur DKI


STRATEGIC ASSESSMENT

878,849 total views, 2 views today

Oleh:Nicko

STRATEGIC ASSESSMENT-– Tentunya TNI POLRI dan ASN menyambut baik terkait rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan rumah layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dengan uang muka sebesar 0 persen. Ia menilai Jokowi melihat data yang sama dengan data digunakan  DKI.

“Bahwa tuntutan masyarakat untuk mendapatkan perumahan dengan harga terjangkau dengan cicilan dan DP yang tidak memberatkan itu juga diperlukan di seluruh wilayah Indonesia.

Aparat kepolisian dan TNI layak mendapatkan rumah dengan uang muka 0 persen lantaran polisi dan TNI sudah berjuang mempertaruhkan nyawanya,Namun Program tersebut apa ada Unsur Politiknya yang Tau Jokowi dengan Tuhan.

Pemerintah tengah menyiapkan rumah layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dengan uang muka sebesar 0 persen. Menurut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan rumah layak akan dilakukan dalam skala yang besar bagi 945 ribu ASN, 275 ribu Prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri,Ini sebenarnya Program Lama oleh Jokowi namun Kenapa dilakukan semua menjelang Pilpres?….

HArus dijelaskan dengan Transparan Uang untuk membangun tersebut mengunakan alokasi apa atau Uang Pinjaman lagi?….

“Tetapi yang jelas Pemerintah Haus konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang baik, layak bagi 945 ribu ASN, 275 ribu Prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri,” kata Jokowi saat membuka ratas pembahasan penyediaan rumah bagi ASN, TNI, dan Polri, Rabu (7/11).

Pemerintah Beri Peluang ASN, TNI, dan Polri Miliki Rumah DP 0%, Cicilan Pinjaman Sampai Pensiun

Kita berprasangka Baik saja semiga Program Jokowi tanpa halangan dan bisa dinikmati TNI.Polri ASN  seluruh Indonesia

Skema khusus tersebut berupa uang muka atau DP sebesar 0 persen dengan masa pinjaman yang dapat mencapai 30 tahun. Selain itu, ASN, TNI, dan Polri juga dapat membayar cicilan hingga usia pensiun maksimum 75 tahun dengan syarat pertama kali mengajukan pinjaman berusia maksimum 53 atau 55 tahun.