SIARAN PERSS TPNPB ATAS PENYERANGAN DAN PENEMBAKAN ANGGOTA TNI DI MAPENDUMA NDUGA PAPUA

LIKE SHARE
  • 11.7K
  • 6.3K
  • 675
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    18.7K
    Shares

214,068 total views, 2 views today

STRATEGIC ASSESSMENT-TPNPB bertanggungjawab atas Penyerangan disertai penembakan terhadap anggota TNI yang melakukan pendoropan pasukan militer di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua.

Hari ini senin tanggal 28 Januari 2019 Kurir TPNPB-OPM melaporkan langsung dari Ndugama bahwa di lapangan terbang perintis Kabupaten Nduga sayamenyaksikan sendiri dimana militer indonesia melakukan Pendoropan peralatan perang militer, yang paling canggih.

Militer Indonesia melakukan pengiriman alat perang di kabupaten Nduga melaluhi dua unit helikopter milik polri.Pengiriman alat perang ini melaui jalur Timika sampai ke Ndugama. Kami pantau bahwa Helikopter pulang-pergi sudah dua kali pagi ini tanggal 28 Januari 2019. Untuk membuktikannya silakan lihat photo dibawah.

Kemudia tadi siang Bupati Nduga dengan Rombongan bawa turun bama di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga-Papua, ternyata dari pagi sampai dengan siang kurang lebih pukul 11.00 di Mapnduma sudah siaga satu Baik itu TNI maupun TPNPB.

Ketika Bupati naik ke Mapenduma untuk membawa bahan makanan dan anggota Militer Indonesia menyemput rombongan Bupati, tiba-tiba anggota TPNPB dibawah pimpinan panglima KODAP III Egianus Kogoya dan Komandan Operasi Pemne Kogeya keluar dari markasnya dan langsung lakukan serangan terhadap Militer Indonesia.

Dalam penyerangan ini, TPNPB telah berhasil Menembak mati satu orang anggota militer dan satu orang anggota TNI lagi luka luka. Korban langsung di kirim ke kabupaten Mimika menggunakan Pesawat oleh militer Indonesia, dengan cara todong Pilot dengan moncong senjata dan juga Bupati pun di todong senjata oleh militer Indonesia. Bupati Kabupaten Nduga Yairus Gwijangge juga ikut di evakuasi ke Timika dengan pesawat yang sama, dengan penuh ancaman. Ini adalah laporan Kurir TPNPB yang dapat di percaya dan bertanggung jawab.

Oleh karena itu TPNPB Komando Nasional melalui Juru Bicara mengeluarkan siaran perss guna dapat diketahui oleh semua pihak bahwa TPNPB bertanggungjawab.

Dan juga perlu ketahui bahwa TPNPB tidak akan berhenti perang untuk lawan Anggota TNI dan Polri yang datang ke Papua, karena bagi TPNPB tidak ada tempat untuk Militer dan Polisi Indonesia beraktivitas illegal di seluruh wilayah teritori West Papua.

Karena TPNPB-OPM berdiri dan berjuang untuk selamatkan Negeri dan Rakyat bangsa Papua dari penjajahan oleh Pemerintah Kolonial Republik Indonesia.

Demikian, siaran perss ini TPNPB Komando Nasional mengeluar secara resmi dari Markas Pusat guna menjadi perhatian oleh semua pihak.

Dilaporkan oleh Kurir TPNPB dan diteruskan oleh JUBIR TPNPB Tuan Sebby Sambom
Bagikan ini dan jurnalis silakan liput siaran perss ini.
Viva TPNPB.


LIKE SHARE
  • 11.7K
  • 6.3K
  • 675
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    18.7K
    Shares