STANISLAUS RIYANTA : POLRI HARUS MEMBUKTIKAN DUGAAN KETERLIBATAN EKS ANGGOTA TIM MAWAR

LIKE SHARE
  • 4.9K
  • 9.9K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    16.2K
    Shares

214,252 total views, 1 views today

STRATEGIC ASSESSMENT. Dugaan keterlibatan eks anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid dalam kasus kerusuhan 21-22 Maret lalu dinilai belum jelas. Pasalnya, segala isu yang berkembang hanya berdasarkan asumsi.

Pengamat Intelijen, Stanislaus Riyanta menilai Polri harus membuktikan isu yang berkembang itu agar tak menjadi bola liar.

“Polri harus mengungkap dari aktor lapangan. Karena yang sudah diamankan aktor lapangan yang punya bukti. Seperti bentuk serangan, melempar ditangkap dulu baru diurai. Perintah darimana, Kemudian dibuktikan. Bisa saja asal ngaku atau asal benar. Baru dibuktikan hingga diuji di pengadilan,” kata Stanislaus di Jakarta, Selasa (11/6).

Jika sudah diuji dan ada kebenarannya, baru Fauka bisa dilihat apakah terlibat atau tidak. Karena, saat ini Polri harus berhati-hati karena ini merupakan isu yang sensitif.

“Yang penting, agar sensitifitas ini tak mengganggu kehidupan atau situasi sekarang maka apapun yang dilakukan harus sesuai kordor hukum dan fakta yang ada,” jelasnya.

“Sampaikan saja fakta yang terjadi dan bukti-bukti yang ada,” ungkap mahasiswa Doktoral Universitas Indonesia ini.
Stanislaus menilai, selama ini framing media cenderung menyerang salah satu pihak. Termasuk Fauka. Menurutnya, semua orang punya hak memiliki perlindungan secara hukum. “Kalau diuji di pengadilan dan terbukti terlibat ya gak masalah,” jelas Stanislaus.

Jika ada bukti yang menunjukkan keterlibatan seseorang, Polisi bisa memeriksanya untuk mengklatifikasi. “Harus dichek apakah ada alibinya. Semua orang jika memang memiliki indikasi terlibat,harus dibuktikan. Jika memang fitnah harus diluruskan agar tak menjau pencemaran nama baik,” terang Stanislaus.

Ia memprediksi, kasus ini bisa diungkap sampai aktor intelektualnya. “Karena melihat dampaknya, lalu kasus yang kompleks, kemudian bisa menimbulkan kekacauan selama dua hari. Kalau hanya pemain jalanan kurang masuk akal. Ini pasti ada penggerak atau situasi momentum tertentu yang membuat orang bergerak bersama-sama. Ini harus dibuktikan melalui penyidikan apa yang menyebabkan seperti itu,” terang dia.

Tentu harus terbuka ke masyarakat agar tak menjadi fitnah. “Karena kalau hanya sebatas aktor jalanan saja, akan menimbulkan tanda tanya,” pungkas Stanislaus.

Seperti diketahui, nama Fauka Noor Farid hari-hari ini melejit jadi perhatian publik. Pasalnya, bekas anggota Tim Mawar, kelompok penculik aktivis pada 1997-1998, itu kini dituding sebagai salah satu dalang kerusuhan dalam unjuk rasa pada 21-22 Mei lalu.

Fauka pensiun dini sebagai letnan kolonel. Setelah itu dia tetap setia kepada Prabowo Subianto dan ikut berupaya memenangkan mantan komandannya di Koppasus itu dalam kontestasi pemilihan presiden pada 2014 dan 2019. Melalui telepon Dahlia Zein, advokat yang juga pendukung Prabowo, Sabtu, 1 Juni lalu, Majalah Tempo mewawancarai Fauka terkait tudingan yang diarahkan kepadanya (https://merahputih.com/post/read/fauka-noord-farid-disebut-aktor-kerusuhan-pengamat-harus-dibuka-ke-publik-agar-tak-jadi-fitnah)


LIKE SHARE
  • 4.9K
  • 9.9K
  • 1.5K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    16.2K
    Shares